Pages

Senin, 09 Maret 2015

MAKALAH ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
PEWARISAN BUDAYA
(PERJODOHAN)


Di susun oleh :
Kelas TI C

Alfi Saeful Millah                        (1306014)
Asep Setiawan                  (1306024)
Devi Rudiansyah                          (1306038)
Fahrul Siddik                                (1306048)
Hilmi Solahudin               (1306059)
Muhammad. Adnan        (1306093)
Muhammad Ruslan                      (1306089)
Nita Novianti Firmansyah           (1306099)
Putri Arianti Rahayu                   (1306105)
Reynaldy Nugroho                       (1306113)
Rizaldi                             (1306122)
Sheny Puspita Indriyani  (1306129)
Siti Dini                           (1306130)


TEKNIK INFORMATIKA
SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI GARUT
2014


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunianya kami dapat menyelesaikan tugas mata kuliah “ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR” dengan membahas “PEWARISAN BUDAYA PERJODOHAN” dalam penyusunan tugas atau materi ini tidak sedikit hambatan yang kami hadapi. Namun kami menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan bimbingan dari semua pihak yang membantu, sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi bisa teratasi.
Semoga materi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikirian baggi pembaca, khusunya bagi kami sehingga tujuan yang diharapkan bisa tercapai .



                  Garut, 30 Maret 2014

                                                                                      Kelompok 2

                       







DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .....................................................................................................
DAFTAR ISI ....................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN ..............................................................................................................................................

1.1  Latar Belakang ....................................................................................................

1.2  Tujuan ..................................................................................................................

1.3  Permasalahan ......................................................................................................

BAB II PEMBAHASAN ...............................................................................................................................................
2.1  Sekilas Tentang Perjodohan ................................................................................
BAB III KESIMPULAN ...............................................................................................................................................

       3.1ASolusi Perjodohan ..............................................................................................









































BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar belakang
Tradisi perjodohan yang masih ada dikalangan masyarakat pada zaman sekarang ternyata masih ada tak sedikit anak yang dipilihkan jodoh oleh orang tuanya, pilihan orang tua yang dilandasi keinginan dan harapan agar anak mereka bisa mendapatkan jodoh yang terbaik bagi anaknya agar anaknya hidup bahagia dengan pilihan yang mereka pilih , padahal belum tentu apa yang menjadi pilihan orangtua bisa menjadi pilihan yang baik bagi anaknya tak banyak orangtua yang memikirkan akan perasaan anaknya dalam hal jodoh.
Pada zaman modern ini yang bukan zaman siti nurbaya lagi sebetulnya perjodohan sudah tidak harus dilakukan karena pada zaman sekarang orang mempunyai hak untuk memilih siapa yang akan menjadi pendamping hidupnya tanpa paksaan dari siapapun karena jika hubungan di awali dengan paksaan akan sulit untuk menemukan kecocokan satu sama lain yang akibatnya jika dipaksakan akan menghancurkan hidupnya sendiri.

1.2 Tujuan
                Tujuan kami menyusun makalah ini adalah untuk mengetahui :
1. Sekilas tentang Perjodohan
2. Sulosi perjodohan





1.3 Permasalahan
                Berdasarkan penjabaran latar belakang dan tujuan diatas maka kami sebagai penyusun mkalah ini merumuskan permasalahan seperti di bawah ini ;
1. Membahas mengenai perjodohan
2. Sulosi dari perjodohan





BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sekilas tentang perjodohan
Menyingkap tabir tradisi perjodohan dapat mengerucut menjadi apa alasan menerima sebuah rencana perjodohan. Kenapa di jaman yang sudah begitu maju ini masih saja ada kebiasaan menjodohkan putra putri mereka. Bukankah ini seperti kembali ke jaman “Siti Nurbaya” Mungkin di era sekarang sebuah perjodohan dianggap sebuah hal yang "kuno" oleh banyak kalangan.
Tradisi perjodohan yang dilakukan orang tua terhadap anak masih belum sepenuhnya hilang dikalangan masyarakat, keinginan orang tua untuk memberikan jodoh yang terbaik bagi anaknya ternyata tak selamanya mendatangkan kebahagiaan bagi anak , sebab tak jarang perjodohan yang dilakukan oleh orang tua dapat membawa luka bagi anak karena jodoh yang dipilihkan tidak sesuai dengan keinginan sang anak .
Adapun beberapa alasan menyetujui perjodohan :
1. Alasan yang pertama adalah "misterius"
Ketika sebuah perjodohan sudah disepakati dan akhirnya pernikahan pun terlaksana, jika memang dua insan pria wanita ni dari awal dijodohkan memang sama sekali belum mengenal satu sama lain, rasa misterius inilah yang bisa jadi menjadi faktor pendorong menyetujui perjodohan. Bagi mereka yang setuju dijodohkan, mungkin saja kemisteriusan pasangan ini justru menjadi sebuah daya tarik tersendiri yang akan memberikan sesuatu yang menarik dan tentu saja mengejutkan. Dan kondisi ini mungkin saja dapat menghindarkan dari perasaan bosan. Berbeda dengan mereka yang sudah lama berpacaran dalam jangka waktu yang lama dan sudah mengetahui karakter masing-masing. kemudian menikah, mungkin rasa "misterius" ini sudah tidak ada lagi dalam diri mereka. Ya, misterius ini bisa dijadikan salah satu alasan kenapa menyetujui sebuah perjodohan.



2. Alasan kedua adalah faktor dukungan dari orang tua
Mungkin saja diantara anda semua ada yang pernah mengalami sendiri, anda sudah klik dengan pria pilihan anda. Namun ada satu ganjalan yang sangat berat menghadang anda berdua untuk menuju pelaminan. Apakah itu? ya, faktor restu dan dukungan dari orang tua. Mungkin ayah atau ibu anda tidak setuju dan tidak merestui anda menikah dengan pria pilihan anda tersebut. Sementara, jika sebuah perjodohan sudah disetujui, maka otomatis orang tua dari kedua belah pihak kemungkinan besar sudah menyetujui, merestui dan mendukung pasangan tersebut untuk menikah.. Faktor restu dan dukungan orang tua ini bisa menjadi alasan kenapa menyetujui dan menerima sebuah perjodohan.
3. Alasan ketiga adalah rasa cinta
Jangan anda menganggap bahwa rasa cinta itu tidak bisa begitu saja tumbuh untuk pria yang dipilihkan oleh orang tua anda untuk menjadi suami anda. Faktor cinta ini masuk sebagai salah satu alasan mengapa menerima sebuah perjodohan. Justru dengan menikah dengan orang yang sama sekali belum kita kenal, benih-benih cinta itu bisa saja timbul dan justru mempunyai sensasi yang sangat berbeda. Waktulah yang akan melahirkan rasa cinta itu ketika seseorang sudah menjalani hidup seatap dengan pasangan barunya itu. Jadi, faktor cinta termasuk dalam salah satu alasan mengapa perjodohan itu bisa diterima dan disetujui.
4. Alasan keempat adalah faktor finansial
Alasan yang satu ini, bisa dibilang merupakan salah satu kunci utama mengapa perjodohan sampai bisa diterima dan disetujui. Iya, tentu anda pun mengetahui, entah berapa banyak wanita cantik dan masih sangat muda mau dan setuju saja menikah dengan pria yang usianya jauh diatasnya, bahkan sering pria yang dijodohkan untuknya tersebut se usia ayahnya. Namun, karena sang pria termasuk dalam jajaran kaya raya alias berduit, wanita muda dan cantik tersebut rela dan ikhlas dipersunting oleh sang pria. Memang, jaman sekarang orang bilang semuanya butuh uang. Jadi, sudah jelas faktor keuangan atau finansial masuk dalam salah satu alasan mengapa perjodohan bisa diterima.
5. Alasan kelima adalah faktor Menantu dan mertua
Biasanya, ketika orang tua menjodohkan anaknya, hubungan antara kedua keluarga tersebut sudah dapat dibilang sangat dekat. Misalnya, orang tua sang wanita adalah teman dekat orang tua sang pria. Perjodohan sendiri sudah pasti melibatkan kemauan dan restu orang tua yang sudah sama-sama bulat. Hal ini bisa menjadi sebuah pertimbangan pandangan kedepan bahwa jika menerima perjodohan tersebut, maka kecil kemungkinan akan terjadi konflik antara menantu dan mertua, karena sudah sejak awal memang restu mereka ( orang tua masing-masing pasangan ) sudah diberikan. Untuk itulah, faktor menantu dan mertua ini juga masuk dalam salah satu alasan mengapa sebuah perjodohan bisa diterima.

BAB III
KESIMPULAN


3.1 Solusi Perjodohan

l Sebagai orang tua jangan memaksakan kehendak kepada anaknya
l Harus mengerti apa yang di inginkan oleh anak
l Beri kesempatan untuk anak untuk memilih pendamping hidupnya
l Anak harus bisa memilih pilihan sesuai dengan keinginan , ketulusan tanpa paksaan karena apa yang dipilih akan menentukan masa depan yang dia jalani


Tidak ada komentar:

Posting Komentar