Observasi
Blogger
Perbandingan
Antara Blog Tugas dengan Blog Wirausaha
Statistika
dan Probablitas
Intania
Sintiani (1306066)
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jl. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia
Email
: jurnal@sttgarut.ac.id
2015
ABSTRAK
Pada
kesempatan kali ini, yang penulis bahas adalah mengenai observasi blogger yang
telah penulis buat. Blog yang telah penulis buat adalah meneganai tugas dan
online shop. Blog tugas yang dibuat penulis umumnya berisi tentang tugas-tugas
kuliah informatika dan khususnya tentang tugas-tugas mata kuliah Statistika dan
Probabilitas. Sedangkan blog online shopnya menjual berbagai barang seperti sepatu,
pakaian, kerudung, dan lain sebagainya.
Mengapa
penulis ingin membandingkan antara blog tugas dengan wirausahanya? Itu
dikarenakan berdasarkan hasil observasi yang dilakukan penulis, ternyata yang
lebih sering dikunjungi oleh pengunjung adalah kebanyakan pada blog tugas
dibangding dengan blog wirausaha. Semua itu dikarenakan banyak dari lingkungan
penulis yang lebih membutuhkan refernsi tugas ketimbang wirausaha yang penulis
buat. Kemudian, untuk online sgop seperti itu lebih mudah dilakukan di BBM atau
FB, karena lebih banyak orang yang aktif disana ketimbang aktif langsung di web
browser.
KATA
KUNCI: observasi, tugas, online shop.
BAB
I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pembuatan
blog tugas dan wirausaha yang dibuat oleh penulis ini merupakan salah satu yang
melatarbelakangi pembuatan jurnal ini. Dengan adanya jurnal ini penulis ingin
mengetahui bagaimana dunia blog itu sendiri, bagaiama caranya agar mengelola
dua blog dengan bersamaan, kesulitan-kesulitan apa saja yang akan dihadapi oleh
seorang blogger dalam menghadirkan banyak pengunjung ke blognya, kemudian
sepserti apa blog harus dibuat agar menarik banyak pengunjung terutama apabila
banyak yang tidak sekedar lewat di blognya saja tetapi juga meninggalkan sebuah
atau beberapa komentar.
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang di
uraikan diatas, maka permasalahan yang akan diidentifikasi dalam jurnal ini
yaitu:
1. Blog apa yang dibuat?
2. Bagaimana perkembangan blog yang
dibuatnya?
3. Bagaimana dengan statistic dari blog
tersebut?
4. Bagaiama perbandingan dari blog yang
dibuat?
1.3 Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini,
yaitu untuk mengetahui bagaimana:
1. Blog apa yang dibuat oleh penulis
2. Perkembangan blog yang dibuat
3. Statistik dari blog yang dibuat
4. Perbandingan dari blog yang dibuat
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 Definisi Observasi
Istilah
observasi berasal dan bahasa Latin yang berarti ”melihat” dan “memperhatikan”.
Istilah observasi diarahkan pada kegiatan memperhatikan secara akurat, mencatat
fenomena yang muncul, dan mempertimbangkan hubungan antar aspek dalam fenomena
tersebut. Observasi menjadi bagian dalam penelitian berbagai disiplin ilmu,
baik ilmu eksakta maupun ilmu-ilmu sosial, Observasi dapat berlangsung dalam
konteks laboratoriurn (experimental) maupun konteks alamiah. Observasi yang
berarti pengamatan bertujuan untuk mendapatkan data tentang suatu masalah,
sehingga diperoleh pemahaman atau sebagai alat re-checkingin atau pembuktian
terhadap informasi / keterangan yang diperoleh sebelumnya.Sebagai metode ilmiah
observasi biasa diartikan sebagai pengamatan dan pencatatan fenomena-fenomena
yang diselidiki secara sistematik. Dalam arti yang luas observasi sebenarnya
tidak hanya terbatas kepada pengamatan yang dilakukan, baik secara langsung
maupun tidak langsung. Pengamatan tidak langsung misalnya melalui questionnaire
dan tes.
2.2
Tujuan Observasi
Pada
dasarnya observasi bertujuan untuk mendeskripsikan setting yang dipelajari,
aktivitas-aktivitas yang berlangsung, orang-orang yang terlibat dalam
aktivitas, dan makna kejadian dilihat dan perspektif mereka terlibat dalam
kejadian yang diamati tersebut. Deskripsi harus kuat, faktual, sekaligus teliti
tanpa harus dipenuhi berbagai hal yang tidak relevan.
Observasi perlu dilakukan karena beberapa alasan, yaitu:
Observasi perlu dilakukan karena beberapa alasan, yaitu:
1. Memungkinan untuk
mengukur banyak perilaku yang tidak dapat diukur dengan menggunakan alat ukur
psikologis yang lain (alat tes). Hal ini banyak terjadi pada anak-anak.
2. Prosedur Testing
Formal seringkali tidak ditanggapi serius oleh anak-anak sebagaimana orang
dewasa, sehingga sering observasi menjadi metode pengukur utama.
3. Observasi dirasakan
lebih mudah daripada cara peugumpulan data yang lain. Pada anak-anak observasi
menghasilkan informasi yang lebih akurat daripada orang dewasa. Sebab, orang
dewasa akan memperlihatkan perilaku yang dibuat-buat bila merasa sedang
diobservasi.
Tujuan observasi bagi
seorang psikolog pada dasarnya adalah sebagai berikut :
1. Untuk keperluan
asesmen awal dilakukan di luar ruang konseling, misalnya: ruang tunggu,
halaman, kelas, ruang bermain.
2. Sebagai dasar/titik
awal dari kemajuan klien. Dari beberapa kali pertemuan psikolog akan mengetahui
kemajuan yang dicapai klien.
3. Bagi anak-anak,
untuk mengetahui perkembangan anak-anak pada tahap tertentu.
4. Digunakan dalam
memberi laporan pada orangtua, guru, dokter, dan lain-lain.
5. Sebagai informasi
status anak/remaja di sekolah untuk keperluan bimbingan dan konseling.
2.3
Teknik Observasi
Ada
tiga jenis teknik pokok dalam observasi yang masing-masing umumnya cocok untuk
keadaan-keadaan tertentu, yaitu:
1.
Observasi
Partisipan: Suatu observasi disebut observasi
partisipan jika orang yang rnengadakan observasi (observer) turut ambil bagian
dalam perikehidupan observer. Jenis teknik observasi partisipan umumnya
digunakan orang untuk penelitian yang bersifat eksploratif. Untuk menyelidiki
satuan-satuan sosial yang besar seperti masyarakat suku bangsa karena pengamatan
partisipatif memungkinkankan peneliti dapat berkomunikasi secara akrab dan
leluasa dengan observer, sehingga memungkinkan untuk bertanya secara lebih
rinci dan detail terhadap hal-hal yang akan diteliti.
2.
Observasi
Sistematik: Observasi sistematik biasa disebut juga
observasi berkerangka atau structured observation. Ciri pokok dari observasi
ini adalah kerangka yang memuat faktor-faktor yang telah di atur
kategorisasinya lebih dulu dan ciri-ciri khusus dari tiap-tiap faktor dalam
kategori-kategori itu.
3.
Observasi
Eksperimental: Observasi dapat dilakukan dalam lingkup
alamiah/natural ataupun dalam lingkup experimental. Dalam observasi alamiah
observer rnengamati kejadian-kejadian, peristiwa-peristiwa dan
perilaku-perilaku observe dalam lingkup natural, yaitu kejadian, peristiwa,
atau perilaku murni tanpa adanya usaha untuk menguntrol. Observasi
eksperimental dipandang sebagai cara penyelidikan yang relatif murni, untuk
menyeidiki pengaruh kondisi-kondisi tertentu terhadap tingkah laku manusia.
Sebab faktor-faktor lain yang mempengaruhi tingkah laku observee telah
dikontrol secermat-cermatnya, sehingga tinggal satu-dua faktor untuk diamati
bagaimana pengaruhnya terhadap dimensi-dimensi tertentu terhadap tingkah laku.
BAB
III KERANGKA KERJA
Dalam
pembahasan kali ini, penulis melakuakan kerangka kerjanya adalah sebagai
berikut:
1. Membuat
dua blog yaitu tentang tugas dan kewirausahaan
2. Menambahkan
pos-pos kedalam blog tersebut
3. Mempromosikan
blog yang telah dibuat melalui broadcast BBM dan FB
4. Mengelola
blog
5. Memantau
blog
BAB
IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Mengenai Blog
Blog
yang dibuat oleh penuls adalah mengenai blog tugas dan blogkewirausahan. Blog
tugas yang dibuatnya adalah mengenai tugas Blog tugas yang dibuat penulis
umumnya berisi tentang tugas-tugas kuliah informatika dan khususnya tentang
tugas-tugas mata kuliah Statistika dan Probabilitas. Sedangkan blog online
shopnya menjual berbagai barang seperti sepatu, pakaian, kerudung, dan lain
sebagainya.
4.2 Perkembangan Blog
4.2.1
Blog
Tugas
Perkembangan dari blog
tugas itu sendiri setiap ada pos yang di publikasikan, tidak semua pos itu ada
yang mengunjungi, yang sering dikunjungi adalah menegenai postingan menegenai
tugas Statistika dan Probablitias, hal ini disebabkan oleh rekan-rekan oenulis
yang membutuhkan referernsi untik pengerjaan tugas yang sama juga dikerjakan
oleh penulis.
4.2.2
Blog
Wirausaha
Perkembangan blog
wirausaha yang dinamai Intanias Coleection ini kebnayakan yang lebih sering
dikunjunginya yaitu mengenai postingan sepatu. Hal ini disebabkan oleh postingan
yang ada di blog tersebut satu-satunya yang ada atau baru diisi.
4.3 Perbandingan Statistik
4.3.1
Statistik
Pengunjung
1.
Tugas
2.
Wirausaha
4.3.2 Statistik Iktisar
1.
Tugas
2.
Wirausaha
4.3.3 Statistik Pos yang Sering di
Kunjungi
1.
Tugas
2.
Wirausaha
4.3.4 Statistik Sumber Lalu Lintas
1.
Tugas
2.
Wirausaha
4.3.5 Statistik Komentar
Baik dari blog tugas maupun blog wirausaha tidak ada yang meninggalkan komentar satupun.
Berdasrakan perbandingan antara
blog tugas dengan wirausaha yang dibuat, yang lebih sering dikunjungi adalah
blog tentang tugas-tigas disbanding dengan menegnai abkanwirausaha. Hal ini
disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor yang mempengaruhinya adalah:
1.
Kebutuhan
Pemirsa
Hal ini menjadi faktor
yang mempengaruhi blog dikarenakan kebutuhan orang itu berbeda-beda dan sesuai
dengan kebutuhannya, seperti halnya blog tugas yang lebih sering dikunjingi
karena banyak yang memebutuhkannya itu tentang referedengrensi tugas dibanging
dengan kebutuhan fashion yang dibutuhkannya itu kebanyakan menginginkan sesuatu
hal yang tidak susah karena kebanyakan sekarang yang membuka online shop itu d
BBM dan di FB karena hal itu dirasa lebih mudah dan banyak orang menggunakan
aplikasi itu disbanding dengan blog.
2.
Kesiapan
Blogger
Kesiapan dari seorang
blogger juga harus dipertimbangkan agar blognya tetap konsisten dalam
mengelolanya. Hal ini dibuktikan dengan apabila kita melakukan promosi, posting
secara terur-menerus atau paling tidak konsisten makan kiya tidak akan
kehilangan pemirsa secara drastis. Jika kita ingin serius dalam mengelola
sebuah blog maka kita harus benar-benar mempunyai alokasi waktu yang
benar-benar rutin jangan seenaknya ketika kita ingin membuka atau mengelola
saja.
3.
Ketersediaan
Fasilitas
Mengapa ketersediaan
fasilitas menjadio seseuatu hal yang oenting dalam mengelola sebuah blog? Hal ini
dikarenakan dalam mengelola blog itu kita harus selalu tetap aktif terutama
demi kebutuhan wirausaha contohnya. Kita harus tetap aktif membuat postingan
melakukan promosi kesam kemari dan itu semua dapat dilakukan apabila kita
mempunyai fasilitas yang ememadai seperti PC dan quota internet. Hal inilah
yang menjadi penghalang atau hambatan penulis dalam melakukan observasi bl;og
ini. Mengapa tidak banyak postingan ataukah tidak banyak aktivitas yang
dilakukan oleh blogger, karena ketidakmaksimalan fasilitas yang dimiliki oleh
blogger itu sendiri.
BAB
V PENUTUP
5.1 KESIMPULAN
Jadi,
berdasarkan hasil dari observasi penulis mengenai blog dapat disimpulkan bahwa
blog tugas yang dibuatnya dinilai lebih sukses dibanding dengan blog
kewirausahaan. Ternyata yang lebih sering dikunjungi oleh pengunjung adalah kebanyakan
pada blog tugas dibangding dengan blog wirausaha. Semua itu dikarenakan banyak
dari lingkungan penulis yang lebih membutuhkan refernsi tugas ketimbang
wirausaha yang penulis buat. Kemudian, untuk online sgop seperti itu lebih
mudah dilakukan di BBM atau FB, karena lebih banyak orang yang aktif disana
ketimbang aktif langsung di web browser. Bukan hal itu saja tetapi dari
fasilitas yang dimiliki oleh penulis yang tidak maksimal sehingga berdampak
pada pengelolaan blonya juga tidak maksimal.
DAFTAR PUSTAKA
Satria,Eri.
2015. Statistik dan Probabilitas: Penyajian
Data Numerik. STTG:Garut.
Satria,Eri.
2015. Statistik dan Probabilitas:
Penyajian Tabel Frekuensi. STTG:Garut.
Tarmudi.
2010. Pengertian Observasi. http://mastarmudi.blogspot.com/2010/07/pengertian-observasi.html.
17 April 2015: 07.30.







