Pages

Kamis, 26 Maret 2015

Jurnal Penyajian Data Terpusat

Penyajian Distribusi Frekuensi dan Penyajian Numerik
Data Ukuran File Film
Statistika dan Probablitas
Intania Sintiani


Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jl. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia
2015

ABSTRAK
Distribusi Frekuensi atau Sebaran Frekuensi atau Bagian Distribusi Frekuensi adalah suatu pengelompokan atau penyusunan data menjadi tabulasi data yang memakai kelas – kelas data dan dikaitkan dengan masing – masing frekuensinya disebut.
Ukuran Pemusatan Data adalah bilangan atau keterangan yang dapat mewakili deretan bilangan atau deretan keterangan tertentu atau suatu nilai yang mewakili suatu kelompok data yang pada umunya mempunyai kecenderungan terletak di tengah – tengah dan memusat dalam suatu kelompok data yang disusun menurut besar kecilnya nilai data.
Dalam makalah ini dijelasakan mengenai penyajian distribusi frekuensi dan ukuran numeric atau terpusat. Penyajian distribusi frekuensi terdiri dari distribusi frekuensi kumulatif, distribusi frekuensi kumulatif, histogram frekuensi, polygon frekuensi, dan polygon. Sedangkan penyajian data terpusatnya terdiri dari
mean, mediam, modus, kuartil, desil, dan persentil.

KATA KUNCI: distribusi frekuensi kumulatif, distribusi frekuensi kumulatif, histogram frekuensi, polygon frekuensi, poligon, ukuran pusat data tunggal, ukuran pusat data kelompok, letak data, mean, mediam, modus, kuartil, desil, dan persentil.



BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Seringkali data yang telah tertumpuk tersedia dalam jumlah yang sangat besar sehingga kita mengalami kesulitan untuk mengenali ciri – cirinya. Oleh karena itu, data yang jumlahnya besar perlu ditata atau diorganisir dengan cara meringkas data tersebut kedalam bentuk kelompok data sehingga dengan segera dapat diketahui cirinya dan dapat dengan mudah dianalisis sesuai dengan kepentingan kita. Pengelompokan data tersebut dilakukan dengan cara mendistribusikan data dalam kelas atau selang dan menetapkan banyaknya nilai yang termasuk dalam tiap kelas yang disebut frekuensi kelas, Suatu pengelompokan atau penyusunan data menjadi tabulasi data yang memakai kelas – kelas data dan dikaitkan dengan masing – masing frekuensinya disebut distribusi frekuensi atau Sebaran frekuensi Bagian Distribusi Frekuensi.
Kemudian setelah itu, terkadang kita juga tidak selamanya mengetahui sample dat yang ada di lapangan, dan kita dapat mengetahui sebuah dat dilihat dari penyajian data terpusat. Ukuran Pemusatan Data adalah bilangan atau keterangan yang dapat mewakili deretan bilangan atau deretan keterangan tertentu atau suatu nilai yang mewakili suatu kelompok data yang pada umunya mempunyai kecenderungan terletak di tengah – tengah dan memusat dalam suatu kelompok data yang disusun menurut besar kecilnya nilai data.

1.2  Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang yang di uraikan, maka permasalahan yang akan diidentifikasi dalam makalah ini yaitu:
1.      Bagaimana pengukuran terhadap objek untuk memperoleh data kuantitatif dengan skala pengukuran interval atau rasio sebanyak minimal 50 buah dari data ukuran film?
2.      Bagaimana cara penyajian  tabel distribusi frekuensinya?
3.      Bagaimana cara penyajian  dalam bentuk grafis yang sesuai (histogram, poligon, ogif)?
4.      Bagaimana cara penyajian data dalam ringkasan ukuran pusat data tunggal?
5.      Bagaimana cara penyajian data dalam ringkasan ukuran pusat data kelompok?
6.      Bagaimana cara penyajian  data dalam ukuran letak?

1.3  Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini, yaitu untuk mengetahui bagaimana:
1.      Pengukuran terhadap objek untuk memperoleh data kuantitatif dengan skala pengukuran interval atau rasio sebanyak minimal 50 buah dari data ukuran film.
2.      Cara penyajian  tabel distribusi frekuensinya
3.      Cara penyajian  dalam bentuk grafis yang sesuai (histogram, poligon, ogif).
4.      Cara penyajian data dalam ringkasan ukuran pusat data tunggal
5.      Cara penyajian data dalam ringkasan ukuran pusat data kelompok
6.      Cara penyajian  data dalam ukuran letak


BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Definisi Tabel Frekuensi

Tabel Frekuensi adalah tabel yang menyajikan hasil percobaan dengan seluruh kemungkinan dinyatakan dengan variabel (angka-angka) disertai dengan frekuensi dan nilai probabilitas.

2.2 Kelas
Kelas ( Class ) Pengelompokan individu atau item dari data ( Class ) yang diobservasi kedalam batas – batas nilai tertentu

2.3  Batas kelas
Bilangan – bilangan yang membatasi kelas – kelas ( class limit ) tertentu, yang memiliki 2 macam pengertian:
a. Batas Kelas / ujung kelas ( State Class Limit ) yaitu bilangan - bilangan yang tertera didalam suatu distribusi frekeuensi yang membatasi kelas – kelas tertentu yang terdiri dari :
·         Batas bawah kelas / Ujung bawah kelas (Lower State Class limit/ LCL) Adalah bilangan yang paling kecil yang membatasi kelas tertentu.
·         Batas atas kelas/Ujung atas kelas (Upper State Class limit/ UCL) Bilangan yang paling besar yang membatasi kelas tertentu.
b. Batas kelas sebenarnya / Tepi kelas ( Class Boundaries ) yaitu bilangan:
·         Batas bawah kelas sebenarnya/tepi bawah kelas ( Lower Class Boundaries / LCB ) Bilangan yang diperoleh dari rata-rata ujung atas kelas sebelumnya dengan ujung bawah kelas yang bersangkutan.
·         Batas atas kelas sebenarnya/tepi atas kelas ( Upper Class Boundaries / UCB ) Bilangan yang diperoleh dari rata-rata ujung atas kelas yang bersangkutan dengan ujung bawah kelas yang berikutnya.

2.4 Panjang kelas
Panjang kelas /Lebar kelas / Ukuran Kelas ( Class interval / Class Size ) à Ci Bilangan – bilangan yang menunjukkan panjang / lebar / ukuran dari tiap – tiap kelas yang diperoleh dengan cara mengurangkan batas bawah kelas berikutnya dengan batas kelas yang bersangkutan.

2.5 Frekuensi
Angka yang menunjukkan banyaknya data individual yang terdapat dalam satu kelas.

2.6 Nilai tengah                
Nilai tengah/ titik tengah/tanda kelas ( Midpoint / Class Mark ) adalah  bilangan – bilangan yang dapat mewakili kelas – kelas tertentu yang diperoleh dengan jalan atau cara merata – ratakan batas kelas yang bersangkutan.

2.7 Histogram
Suatu bentuk grafik distribusi frekuensi yang merupakan batang – batang yang disusun secara berderet tanpa jarak yang menggambarkan tinggi frekuensi tiap kelas

2.8 Poligon ( Polygon )
Suatu bentuk Grafik distribusi frekuensi yang merupakan garis patah – patah yang menghubungkan titik tengah histogram tiap kelasnya

2.9 Ozaiv ( Ogive )
Suatu bentuk Grafik distribusi frekuensi yang merupakan garis patah – patah yang menghubungkan tinggi frekuensi kumulatif dari tiap – tiap kelasnya.

2.10 Distribusi Frekuensi Kumulatif
Distribusi Frekuensi Kumulatif yaitu distribusi frekuensi yang frekuensinya ditambahkan atau dikurangkan secara bertahap dengan frekuensi tiap kelasnya dari DF asalnya. DF kumulatif terdiri dari

2.11 Ukuran Pemusatan Data
Ukuran Pemusatan Data adalah bilangan atau keterangan yang dapat mewakili deretan bilangan atau deretan keterangan tertentu atau suatu nilai yang mewakili suatu kelompok data yang pada umunya mempunyai kecenderungan terletak di tengah – tengah dan memusat dalam suatu kelompok data yang disusun menurut besar kecilnya nilai data.



BAB III KERANGKA KERJA
            Dalam pembahasan kali ini, penulis membuat sebuah pengukuran data mengenai ukuran dari file film yang ada di laptop/ PC pribadinya. Berikut ini merupakan data yang telah dikumpulkan dari pengukuran tersebut, yaitu sebanyak 50 data:
NO
JUDUL
SIZE (GB)
1
Annabelle
449
2
Dracula
669
3
Deliver Us From Evil
799
4
Evil Dead
699
5
Lawless
672
6
Sniper Lagacy
399
7
The Amityville Horror
599
8
The Bourne Lagacy
951
9
The Bourne Ultimatum
798
10
Training Day
849
11
Barfi
871
12
Fana
989
13
Kick
872
14
Mardaani
672
15
Shootout At Wadala
999
16
Singham Returns
951
17
Student Of The Year
951
18
Lucy
988
19
Stand By Me Doraemon
764
20
Mesrine Part 1
743
21
Mesrine Part 2
824
22
The Guest
700
23
The Last Movie Naruto
502
24
Jessabelle
649
25
Black Swan
564
26
Chloe
449
27
Cypher
803
28
Eastern Promises
799
29
Enemy
705
30
Extreme
775
31
Fracture
752
32
From Hell
696
33
Hannibal
701
34
Identity
601
35
Insomnia
751
36
Nigth Train To Lisbon
811
37
Now You See Me
874
38
Red Ligths
750
39
Resolution
750
40
State Of Play
552
41
Taking Lives
750
42
The East
864
43
The Game
875
44
The Ghost Writer
850
45
The Interpret
599
46
The Jacket
599
47
The Orphanage
449
48
The Silent of The Lambs
752
49
The Secret
709
50
The Honest Game
552




BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1  Penyajian Distribusi Frekuensi Data Ukuran File Film
  • Data Ukuran Film:

  • Tabel Distribusi Frekuensi:
Ò  Nilai minimal = 399
Ò  Nilai maksimal = 999
Ò  Range = 999 – 399 = 600
Ò  Kelas : 2k ≥ 50, k=6, 7, dst. dipilih k=6
Ò  Interval = 600/ 6 = 100

  • Rekap Data :
Ò  Tabel Distribusi Relatif
Tepi Bawah
Tepi Atas
Frekuensi
Frekuensi Relatif
399
498
4
8%
499
598
4
8%
599
698
9
18%
699
798
15
30%
799
898
12
24%
899
999
6
12%

Ò  Tabel Distribusi Kumulatif
KD
FK
LD
FK
<398
0
>398
50
<498
4
>498
46
<598
8
>598
42
<698
17
>698
33
<798
32
>798
18
<898
44
>898
6
<999
50
>999
0








Ò  Histogram Frekuensi
TB
TA
BB
BA
F
399
498
398.5
498.5
4
499
598
498.5
598.5
4
599
698
598.5
698.5
9
699
798
698.5
798.5
15
799
898
798.5
898.5
12
899
999
898.5
999.5
6



Ò  Poligon Frekuensi
TB
TA
NT
F


100.5
0
399
498
448.5
4
499
598
548.5
4
599
698
648.5
9
699
798
748.5
15
799
898
848.5
12
899
999
949
6


999.5
0



4.2  Penyajian Data Terpusat/Numerik

Kelas
NT
F
FK
F.NT
TB
TA
399
498
448.5
4
4
1794
499
598
548.5
4
8
2194
599
698
648.5
9
17
5836.5
699
798
748.5
15
32
11227.5
799
898
848.5
12
44
10182
899
999
949
6
50
5694
Jumlah
999.5
50

50

4.2.1        Mean

Mean = jumlah nilai data pengamatan / banyaknya data anggota sampel.
Mean= 36928/50 = 738.56
Jadi ukuran pusat rata-rata tunggal dari data tersebut adalah 738.56

4.2.2        Median
Jumlah data frekuensi data sample =f =  n/2= 50/2 = 25. Maka f nya adalah 15. Dan letak medianya ada di 699-798.
Keterangan:
  1. n= 50                                                   f = 15
  2. interval = 699-599 = 100                    F = 16
  3. TBMe= 698+699/2 = 698.5
Median= TBMe + (1/2n-F)/f x interval
            = 698.5 + (1/2 x 50 – 16)/ 100
            = 698.5 + (25 - 16)/100
            = 698.5 + 9/100
            = 698.5 + 0.09
            = 698.59

4.2.3   Modus
Keterangan:
-          Karena frekuensi terbanyak ada di 699-798, maka letak modusnya pun disanya.
-          d1= 15-9= 6
-          d2= 15-12= 3
-          TBMo= 698+699/2 = 698.5
-          interval = 699-599 = 100
Modus = TBMo + d1/(d1+d2) x interval
            = 698.5 + 6/(6+3) x 100
            = 698.5 + 6/9 x 10
            = 698.5 + 60/9
            = 698.5 + 6.667
            = 705.167
Jadi ukuran pusat modus tunggal dari data tersebut adalah 705.167

2.3 Ukuran Letak
2.3.1        Kuartil
Kuartil, membagi data menjadi seperempat bagian yang sama untuk data terurut

Keterangan:
      • Kuartil 1
Letak Q1 =  ¼ x n = ¼ x 50 = 12.5
TBQ1 = 598+599/2 = 598.5
i = 100
F1 = 8
f1 = 9
Q1       = TBQ1 + i  [(Letak Q1-F1)/f1]
            = 598.5 + 100 [(12.5-8)/9]
= 598.5 + 100 (4.5/9)
= 598.5 + 100 (0.5)
= 598.5 + 50
= 648.5
      • Kuartil 2
Letak Q2 = 2/4 x n = 2/4 x 50 = 25
TBQ2 = 698+699/2 = 698.5
i = 100
F2= 17
f2 = 15
Q2       = TBQ2 + i  [(Letak Q2-F2)/f2]
            = 698.5 + 100 [(25-17)/15]
            = 698.5 + 100 (8/15)
            = 698.5 + 100 (0.53)
            = 698.5 + 53
            = 751.5

      • Kuartil 3
Letak Q3 = ¾ x n = ¾ x 50 = 37.5
TBQ3 = 798+799/2 = 798.5
i = 100
            F3= 32
f3 = 12
Q3       = TBQ3 + i  [(Letak Q3-F3)/f3]
            = 798.5 + 100 [(37.5-32)/12]
            = 798.5 + 100 (5.5/12)
            = 798.5 + 100 (45)
            = 798.5 + 45
            = 843.5

2.3.2 Desil
Desil, sekelompok data terurut terbagi menjadi 10 bagian yang sama. Karena desil itu membagi letaknya menjadi 10, maka untuk pembahasan kali ini hanya akan diberikan contohnya desil 1-3 saja.
    • Desil 1
LD1 = 1/10 x n = 1/10 x 50 = 5
TBD1 = 498+499/ 2 = 498.5
i = 100
F1 = 4
f1= 4
D1       = TBD1 + i [(LD1-F)/f]
            = 498.5 + 100 [(5-4)/4]
            = 498.5 + 100 (1/4)
            = 498.5 + 25
            = 523.5
    • Desil 2
LD2 = 2/10 x n = 2/10 x 50 = 10
TBD2 = 598+599/ 2 = 598.5
i = 100
F2 = 8
f2= 9
D2       = TBD2 + i [(LD2-F)/f2]
            = 598.5 + 100 [(10-8)/9]
            = 598.5 + 100 (2/9)
            = 598.5 + 100 (0.2)
            = 598.5 + 20
            = 618.5

    • Desil 3
LD3 = 2/10 x n = 3/10 x 50 = 15
TBD3 = 598+599/ 2 = 598.5
i = 100
F3 = 8
F3= 9
      D3       = TBD3 + i [(LD3-F)/f3]
= 598.5 + 100 [(15-8)/9]
= 598.5 + 100 (7/9)
= 598.5 + 100 (0.7)
= 598.5 + 70
= 668.5

2.3.3        Persentil
Persentil, sekelompok data terurut terbagi menjadi 100 bagian yang sama. Karena persentil itu membagi letaknya  dari 100, maka untuk pembahasan kali ini hanya akan diberikan contohnya persentil 1-3 saja.
    • Persentil 1
LP1 = 1/100 x n = 1/100 x 50 = 0.5
TBP1 = 398+399/ 2 = 398.5
i = 100
F1 = 0
f1= 4
P1        = TBP1 + i [(LP1-F1)/f1]
            = 398.5 + 100 [( 0.5-0)/4]
            = 398.5 + 100 (0.5/4)
            = 398.5 + 100 (0.125)
            = 398.5 + 12/.5
            = 411

    • Persentil 2
LP2 = 2/100 x n = 2/100 x 50 = 1
TBP2 = 398+399/ 2 = 398.5
i = 100
F2 = 0
F2= 4
P2  = TBP2 + i [(LP2-F2)/f2]
= 398.5 + 100 [( 1-0)/4]
= 398.5 + 100 (1/4)
= 398.5 + 25
= 423.5
    • Persentil 3
LP3 = 3/100 x n = 3/100 x 50 = 1.5
TBP3 = 398+399/ 2 = 398.5
i = 100
F3 = 0
F3= 4
P3  = TBP3 + i [(LP3-F3)/f3]
= 398.5 + 100 [( 1.5-0)/4]
= 398.5 + 100 (1.5/4)
= 398.5 + 100 ( 0.375)
= 398.5 + 37.5
= 436




BAB V PENUTUP

5.1  KESIMPULAN
            Jadi, berdasrakan data ukuran file film yang ada di laptop penulis dapat dihasilkan data distribusi frekuensi relative, distribusi frekuensi kumulatif, hidtogram frekuensi, polygon, dan ogif. Sedangkan berdasarkan ukuran numerik dalah sebagai berikut:
  1. Mean               = 738.56 MB
  2. Median            = 698.59 MB
  3. Modus             = 705.167 MB
  4. Kuartil :
a.       Kuartil 1 = 648.5 MB
b.      Kuartil 2 = 751.5 MB
c.       Kuartil 3 = 843.5 MB

  1. Desil:
a.       Desil 1 = 523.5 MB
b.      Desil 2 = 618.5
c.       Desil 3 = 668.5

  1. Persentil:
a.       Persentil 1 =  411 MB
b.      Persentil 2 = 423.5 MB
c.       Persentil 3 = 436 MB



DAFTAR PUSTAKA

Sarah, Irsyad., Meisa, Yusti., dkk. 2012. Modul Statistika dan Probabilitas I. UNPAD:Bandung.
Satria,Eri. 2015. Statistik dan Probabilitas: Penyajian Data Numerik. STTG:Garut.
Satria,Eri. 2015. Statistik dan Probabilitas: Penyajian Tabel Frekuensi. STTG:Garut.